Kenapa Harus Jatinangor?

Berbekal poni dan rambut yang baru dipotong (poni sama rambut apa bedanya? -_-) dan pakaian rapi selayaknya mahasiswa baru yang mau foto buat KTM, aku akhirnya menginjakan kaki di Jatinangor. Daerah legendaris tempat berdirinya salah satu universitas negeri terkemuka seantero Cibangor (Cimahi, Bandung, Jatinangor) Raya, sebut saja namanya adalah Unpad. Pertama kali turun dari Explore sang bis bertrayek Cimahi – Jatinangor ini, yang pertama kali terbersit di pikiran adalah….

“Ya Allah…… Kuat ka panas-panas teuing. Jatinangor tuh ini toh, gersangnya…”

Gak kebayang, malah jadi kuliah di sini. Kenapa harus  Jatinangor ya? Gak nyangka…….. Pikirku dalam hati.

 

Berhubung belum terlalu banyak tahu soal Unpad dan Jatinangor, pertama datang ke tempat ini, aku shock sama kenyataan di lapangan. (Entah lapangan bola, lapangan golf, atau lapangan basket….) Yah, memang tadinya Unpad memang bukan kampus yang diincer…. karena sebenernya pengennya masuk SAPPK ITB tapi mau dikatakan apalagi kita tak akan pernah satu~~~ *malah nyanyi*

Hari pertama ketemu sama mahasiswa-mahasiswi baru Unpad, hari ini cukup bikin deg-degan sekaligus  bikin excited penasaran sama muka-muka anak baru Unpad itu kayak gimana aja, siapa tahu ada yang kenal, pasti bakal menyenangkan. Kami dikumpulkan di satu gedung pertemuan besar bernama Bale Santika untuk mengurus tetek bengek mahasiswa baru, fitting jas almamater, dan tentunya ambil foto untuk foto KTM. Di luar gedung Bale Santika ini, sudah mengantri cukup banyak mahasiswa baru beserta orang tuanya, sebagian bahkan ada yang memboyong juga kakek, nenek, kakak, adik, ketua RT dan juga tetangga sebelah mereka. RUAME BUANGET.

Selayaknya warga negara Indonesia yang baik dan benar, aku ngantri bersama mahasiswa baru yang lain, kami semua membawa map, isinya berkas-berkas selayaknya mahasiswa baru Unpad. Tepat di depanku, ada sesosok wanita yang tentu saja mahasiswa baru, memakai kerudung dan sedang sibuk menuliskan sesuatu di mapnya. Gak tahan pengen tahu dia lagi nulis apa (Dih, nosey banget sih, Debby) akhirnya aku memberanikan diri untuk bertanya.

“Itu, depan mapnya harus ditulisin ya?” tanyaku, sok akrab as usual.

“Iya, ini harus ditulisin nomornya dulu..” cewek itu menjelaskan sambil menulis di mapnya. Suaranya enak didenger, macam penyiar radio dewasa muda di siaran pagi. First impression: cewek ini tipikal cewek Jakarta gaul yang asyik dan supel, dilihat dari dia yang pake behel (oke, nyambung abis) dan cara ngomong dia yang ramah dan ceria. Wuih, beruntung banget nih hari pertama penerimaan mahasiswa baru langsung ketemu sama orang yang asyik.

“Oh gitu, boleh pinjem bolpennya nggak? Eh iya, nama kamu siapa?” aku mengulurkan tangan dan tersenyum.

“Gue Dhea.”

“Aku Debby…”

Dan itulah cerita aku ketemu sama Dhea Rizky, orang pertama yang dikenal di penerimaan mahasiswa baru hari itu, orang pertama yang bikin aku jadi gue-elo-an menyesuaikan diri sama mahasiswa Unpad Jatinangor yang ternyata banyaknya orang Jakarta. Asma-te, alias Asma Mate alias teman bengek bareng karena pernah pingsan dan masuk ICU bareng karena asma di salah satu acara rangkaian ospek. Gadis hits Bogor yang sama-sama mengaku sebagai pacarnya John Mayer, oh enggak, Dhea calon istrinya, aku cuma pacar. Iya deh Dhe, gue ngalah deh. Temen duet di Soundcloud, karena kita berdua sama-sama punya suara serak-serak badai pasti berlalu. Cewek super asyik yang sampai sekarang tentunya, adalah salah satu dari kelompok orang yang paling aku sayang seanter Cibangor dan Indonesia Raya.

 

**********

Namanya Tubagus Achmad Dhani Novirman, lelaki Sunda tulen yang memiliki mimpi ingin bekerja di Advertising Agency. Temen dari zaman SD, SMP, SMA sampai ternyata bareng lagi pas kuliah ini adalah SUKIBER, Suami Kita Bersama. Berhubung kemana-mana kita para cewek selalu ditemani dan bareng sama cowok satu ini. Anak Bapak RW yang hits-nya gak ada dua, Explorer (mahasiswa pengejar Explore) dan warga Cimahits yang tentunya paling hits. Meskipun bodor alias lucunya gak ada dua, dibalik kebodorannya ini, deep down inside Tubagus alias Papih Tebe ini adalah lelaki bertanggung jawab yang bersahaja dan berhiber. Di LINE group yang kami punya (sekarang namanya ‘Motix Agent’) ini Tebe seringkali memberikan komentar-komentar nyeleneh, gak penting-tapi-lucu dan juga sedikit, uhm, Tebe banget. Well, you know what I mean… No?

**********

Gadis Lampung berperawakan bahenol semlohay gebyur ini namanya Uci, hobbynya makan dan tidur. Ibarat kata, ada besi odong-odong bisa disenderin aja doi bisa tidur. True story. Cewek melankolis ini juga suka nyanyi dan doyan banget pedes. Makanan favoritnya adalah cabe di kwetiau-in, ini adalah makanan yang sering dipesannya kala lagi makan bareng aku. Sifat susah move on pada makanan tertentunya juga kebawa ke dunia percintaan, kalau udah sayang sama orang, sampe ke Sapadda Mountain (salah gak nih, coba tolong yang mau benerin, mangga benerin :p) bareng Syahrini juga dia jabanin untuk bersama orang yang dia sayang. Dia adalah orang paling gampang akrab yang pernah aku kenal, kenalannya banyak banget, sist. Kayanya tiap pengkolan dan gang se-Jatinangor Raya ini, ada aja kenalan Uci.

**********

Ngomongin soal Princess Syahrini, kita juga punya Princess Motix, namanya Yanda. Yanda 11-12 sama Uci lah doyan pedesnya. Mengaku ngefans dengan Syahrini, Yanda ini juga doyannya jalan-jalan hits. Pernah memiliki hubungan bilateral yang cukup erat dengan Yogyakarta (oke sip, gak akan bahas yang lalu-lalu). Selain darah Sunda yang ia miliki, ternyata dia juga memiliki darah Lampung sama kayak Uci. Sama seperti Uci, Teteh juga seneng banget nonton film India bareng Uci dan juga sesedihan bareng Uci, mereka berdua memang tipikal wanita berhati lembut selembut permukaan kue moci. Kalau Yanda udah mulai bete, jangan syedih, wanita lembut dan hits ini akan segera menemukan senyumnya kalau belanja. ^^

**********

Empit alias Elfitri, cewek ini dikenal teman-teman SMAnya sebagai cewek yang sugar alias suka garing. (Iya gak sih, Mpit? Gapapa, Mpit, gue juga garing kok) Mpit ini kayaknya cukup sangat sering didatengin kost-annya sama aku untuk berangkat bareng dan juga dicurhatin, Mpit juga adalah partner makan siang paling favorit. Sama kayak aku, Mpit menyukai makanan-makanan manis lucu semacam cake dan cupcakes. Kayanya pengetahuan soal jalan-jalan nyemil-nyemil lutjunya Empit ini tidak dapat dipungkiri lagi, sangat luar biasa. Mpit ini sangat menyukai boyband Korea, EXO. Konon, saking sukanya sama boyband ini, nomor sepatu masing-masing personilnya aja doi khatam. Subhanallah, aku bangga sama Mpit~

***********

HEY! a.k.a Hesty ini kalau di Motix adalah bagian graphic design expert. Hesty ini jago banget sahabatan sama Corel dan desain-per-desainan, design karya Hesty ini gak usah dipungkiri lagi ciamiknya.  Oh ya, kalau kamu punya foto yang pengen diuji keabsahannya, silakan kasih sama Hesty, insyaAllah KEBONGKAR.. BONGKAR!!! #eh hehehe hehehe hehehe. 2-3 tahun lagi, aku rasa, dia udah sibuk di Singapore, di salah satu perusahaan terkenal dunia dan jadi MarComm di sana. AAMIIN~~~ Jadi inget waktu dia cerita soal interviewnya oleh perusaahan tersebut (gak akan dikasih tau, lahaciya) dengernya aja pengen nangis karena bangga. Gokil emang sahabat-sahabatku ini, membanggakan semua. :”)

***********

Well, such an honour for me untuk berteman dengan Miss Galaxy, namanya Ino, sama kayak Hesty, Ino juga juago banget deh urusan design-nya. Dengan kreativitas yang tinggi dan juga kemolekan tubuhnya, Ino adalah idola para lelaki dan juga protozoa seantero MilkyWay raya. Meskipun predikatnya sebagai Miss Galaxy, Ino ini gak segan untuk bersahabat sama kita-kita. WE LOVE YOU, NO. Ino adalah salah satu dari anggota Motix yang kehidupan percintaannya stabil dan juga ndak neko-neko. Oh ya, dibalik tampang ayunya Ino adalah seorang wanita yang-astaga-bocor-bet dan suka banget makan, konon pendapatan daerah Jatinangor itu banyaknya diperoleh dari konsumsi makanan Ino yang luar biasa, maklum mengemban tugas sebagai Miss Galaxy memang tugas berat dan membutuhkan asupan energi yang memadai.

***********

Seperti kita ketahui, wilayah Kopo, Bandung adalah wilayah yang terkenal dengan jauhnya yang sama aja kayak Cimahi orang-orangnya yang hits-hits, sebut saja salah satunya sahabat saya ini, Cici Esje. Wanita tangguh yang memiliki dua orang adik perempuan ini, menurut sumber terpercaya, membutuhkan waktu 1,5-2 jam untuk mandi dan siap-siap ke kampus. Esje itu orangnya tegas, memiliki suara yang paling melengking se-Motix (kebalikan sama aku). Selain mandi dan siap-siap ke kampus yang lama, Esje ini kalau makan juga pelan-pelan banget, ngeliat Esje makan ini, bawaannya suka pengen bantuin…..ngabisin. Kembaran dia itu baru nikah sama vokalis Maroon 5, Adam Levine. Yes, Esje ini kembarannya Behati Prinsloo model Victoria Secret Angel itu lho. (Psst, Je, pssst, dua minggu cair yeee *kirimin invoice*)

***********

Experience is the best teacher, begitulah kira-kira bunyi dari salah satu quotes fenomenal di tepi bawah buku Sinar Dunia waktu zaman kita sekolah dulu. Ngomongin soal quote sangat rekat hubungannya sama cewek ayu yang satu ini, namanya Nina alias Nibay. Why, Nibay? Karena Nibay ini sangat menjunjung tinggi kedamaian dan cinta kasih, maka dari itu, hidup dan juga screenshot di handphone nya dipenuhi oleh quotes yang sangat motivational. Kalau kalian galau, datanglah pada Nibay, niscaya……. dikasih quote? No, tapi doi ikutan galau, karena ternyata dibalik kesabaran dan juga keteguhan hatinya ini, Nibay adalah wanita yang melankolis dan galauan. Well, buat yang galau nih, sudahlah… Time will heal everything but it can’t keep the memories from the past away. Mending berdamai aja sama luka dan masa lalu, ya ga? Lha, kenapa jadi kebawa nge-quote gini akuh? Haduuuu~~~

***********

Menurut aku, main game adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan disamping baca buku, dengerin musik, nonton film, dan tentunya, jalan-jalan. Buat lelaki satu ini, menurutku game bukan sekadar hobby namun juga sebagian penting dari hidupnya. (halah) Apalagi nih ya, kalau udah ketemu DoTA, lelaki ini dijamin langsung lupa diri, tenggelam dalam lautan luka dalam kesenangannya ketemu hero dan tavern DoTA. Aldi ini kalau ngasih pendapat dijamin jujur. Tanpa tedeng aling-aling, kalau emang menurut dia gak bagus, ya doi bakal bilang gak bagus, kalau bagus, ya doi pasti bilang “Ih, naon sih… Ih, butut…”pas kita udah manyun, baru doi bilang “Bagus, bagus.” Aldi emang gitu, jail, tapi sebenernya hatinya lembut kok bagaikan Hello Kitty di film CHSI.

***********

Di sini pasti pada suka makan steak dong? Lebih suka medium rare atau well done. Nah, lelaki satu ini kebetulan punya bisnis di bidang kuliner tahu banyak soal daging-dagingan, yep doi adalah mahasiswa FAPET alias Fakultas Peternakan Unpad, termasuk minoritas (puk-puk) karena Motix yang lain, semuanya di Fikom. Di LINE group Motix aja, dia paling sabar kalau kita ngomongin soal kampus. “Udah gue kagak paham siape yang diomongin sama kalian, berisik deui maraneh teh.” mungkin gitu kali ya pikir Erdy?  Bhahahaha. Ciyan Erdoy. Erdy ini adalah lelaki yang sangat baik hati dan juga penyayang binatang, lelaki yang tinggal di Bogor kayak Dhea ini bodornya naudzubillah.

***********

MOTIX??? Kata-kata apa ituh? Siapa mereka? Apa sekelas dengan Nematoda? Atau mungkin singkatan dari Monyet Cantix? Well, to be honest aku pun sebenernya rada-rada bingung kalau disuruh menjelaskan soal asal-muasal mengapa kelompok belajar, umn, grup band, umn, kelompok pertemanan kita ini disebut Motix, yang aku tahu Motix adalah singkatan dari Moyang Gotix. Jangan tanya lagi soal apa itu Moyang Gotix dan kenapa harus Moyang Gotix, yang harus kalian tahu, mereka adalah alasan terbesar aku untuk mencintai Jatinangor. *uhuk*

Persahabatan kita ini (kalau gak salah) berawal dari semester 3, aku juga lupa kapan tanggal jadian, eh tanggal peresmian dibentuknya Motix ini, yang aku inget sih aku sayang banget sama mereka. Selayaknya kelompok persahabatan pada umumnya, kita pasti punya jokes internal yang kayaknya orang lain gak bakalan ngerti-lucunya-di-bagian-mana dan juga ceng-cengan khusus satu sama lain. Aku rasa, seluruh personil Motix ini punya selera humor dan juga jokes yang ajaib-ajaib, selalu berhasil bikin ketawa.

Seperti aku bilang, kita punya sebuah group chat di LINE, namanya “Motix Agent”* (*nama ini dapat berubah tiba-tiba dalam kurun waktu yang tidak dapat ditentukan). Isi chatnya apa aja? Wah, gak usah ditanya, berhubung anggota group chat ini adalah mahasiswa teladan dan juga kritik, bahasan kita di group seringnya adalah soal kuliah, politik dan juga membahas issue-issue terhangat negeri ini. Eh ini serius loh soal bahasan kita, ya tapi tetep aja sih, ujung-ujungnya kalau gak drama-dramaan dan becandaan yang lucunya gak ada dua, ya kita ngomongin lingkungan, if you know what I mean. Selain chatnya yang kreatif gak ada dua, foto-foto di galeri grup Motix juga gak kalah kreatifnya. Banyaknya foto selfie masing-masing kalau lagi kangen, quote lucu dan juga motivational, dan pastinya foto aib (lagi tidur, muka gak kontrol, dll) yang dijadiin meme. Dibalik itu semua, InsyaAllah konten-konten dalam group chat kami ini meskipun kelihatannya gak penting (ya kadang emang gak penting, sih)  sebenernya ada syafaatnya dan berpengaruh bagi kemaslahatan umat.

Gak online, gak offline obrolan kita semua ini pasti ngalor-ngidul dan juga banyak becandanya. Pertamanya sih emang serius, ngomongin soal plans di masa depan, mau kerja di mana, mau ngapain setelah lulus, eh, bisa belok ke ngomongin sinetron CHSI (Catatan Hati Seorang Istri) atau iklan Mastin yang fenomenal sambil tentunya diselipin berbagai jokes yang gak ada abis-abisnya. Kita kayaknya emang gak bisa enggak ngobrol satu sama lain, ya? Ada aja bahan yang bisa diobrolin, ada aja hal yang bisa dikerjain. Misalnya: Bikin video di instagram, bikin Mollywood (Short movie berbekal iMovie untuk editing), bikin foto-foto dengan silly faces kita masing-masing, berwacana ikut salah satu acara di TV, berwacana liburan bareng dan juga berwacana foto kalender macam kalender toko mas gitu. See, ajaib kan sahabat-sahabatku?

Berhubung gak punya banyak saudara, kehadiran mereka menurutku bagaikan oasis dalam lagu Don’t Go Away di padang pasir. (halah) Menurutku, punya sahabat seperti mereka adalah sebagian besar kebahagiaanku di masa-masa menjadi mahasiswa ini. Orang-orang yang semuanya  berhati baik, gak neko-neko, tulus dan juga hebat dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.  Buatku, Motix itu bukan sekadar temen haha-hihi, tapi juga sahabat, keluarga, orang selalu memberikan dukungan moral dan juga memberikan ketenangan emosi. Ada di saat seneng, ada di saat down, ada di saat butuh dukungan, itulah mereka.

Well, of course they’re not always literally there for me, but still, I feel their presence, their love.

Jadi, pertanyaanku di hari pertama menginjakkan kaki di Jatinangor terjawab sudah. Kenapa harus Jatinangor? Selain tentunya karena memang aku memang sudah jodoh’ku  untuk berkuliah di Fikom Unpad, aku yakin salah satu alasannya adalah untuk bertemu orang-orang luar biasa kayak mereka, Motix.

See you at the top,

Love, Debby Permata <3

One thought on “Kenapa Harus Jatinangor?

  1. Termotivasi mau bikin gini juga, tapi yaaa 15 orang gang nya haha kayak kelas akselerasi aja ._.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *