“Kali Kedua” dan Kali Pertama Menginap di Hotel Chanti Semarang

Membaca judul postingan blog ini mungkin akan sedikit membingungkan, tapi ndak usah bingung-bingung, kali ini saya akan menceritakan keseruan saya berjalan-jalan ke Semarang untuk kali yang kedua. Oh anyway saya ngetik postingan ini sambil mendengarkan lagu Raisa – Kali Kedua juga ditemani hujan rintik-rintik menambah kesyahduan postingan ini yang tentunya akan….. nggak syahdu juga sih.

Jadi, seperti saya ceritakan di postingan sebelumnya, beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Semarang untuk factory visit ke pabrik Sido Muncul dan juga menyimak langsung proses pengolahan limbah eceng gondok dari Rawa Pening. Selama 2 malam piknik di Semarang untuk factory visit tersebut, saya menginap di Hotel Chanti.

Pertama kali saya dan rombongan diantar ke Hotel Chanti, saya otomatis langsung melihat logo Hotel Chanti terpampang dan logonya sangatlah familiar. “Hmm, kok kayak logo hotel mana gitu ya?” pikir saya dalam hati. Ternyata memang logo Hotel Chanti ini sangatlah mirip dengan Hotel Tentrem di Jogjakarta, dan memang Hotel Chanti ini satu group dengan Hotel Tentrem (pantesan aja mirip banget logo hotelnya)

 

image5(3)
logonya mirip banget Hotel Tentrem karena memang satu group

 

Masuk ke lobby hotel, hidung saya langsung dimanjakan dengan aroma lemongrass yang semerbak mengisi seluruh jengkal ruangan. Enak banget wanginya, berasa lagi spa. Mata saya pun dibuat adem dengan interior hotel Chanti yang apik bernuansa kuning-orange. Setelah dibagikan kamar, saya pun langsung buru-buru ingin jajal kasurnya, eh kamar mandinya, eh kamarnya. (kok galau sih, Deb?) Pokoknya saya nggak sabar ingin buru-buru mandi lalu gesek-gesekin kaki sebentar di kasur sebelum waktu makan malam tiba.

Saya dapat kamar di lantai 8 barengan sama Kak @Chicme . Kamarnya luas dan nyaman banget, warna kamarnya masih senada dengan lobby depan, kuning orange. Ada dua kasur lengkap dengan dua bantal dan guling kecil yang terlihat sangat nyaman dan memanggil-manggil saya untuk segera rebah di sana.

kasur empuk, bantal, lengkap dengan guling.
kasur empuk, bantal, lengkap dengan guling.

 

Ada yang unik dari kamar di Hotel Chanti ini kimono / bath robe dan juga persedian minuman sachet yang mereka sediakan. Kimono mandi yang biasanya terbuat dari bahan handuk, di Chanti terbuat dari bahan batik Lasem. Manis banget! Tenang, kimono ini bisa dibeli dan dibawa pulang kok kalau kamu naksir. Oh ya, satu lagi keunikan yang saya temukan di dalam kamar Hotel Chanti, yaitu persediaan minuman sachetnya yang bukan hanya sekadar teh atau kopi, tapi….. kunyit asam Sido Muncul dan Tolak Angin! Hotel Chanti tau aja nih saya masuk generasi dedek-dedek mudah masuk angin.

 

Pengalaman menginap saya di Chanti sangat menyenangkan, karena selain interiornya cakep, fasilitas lengkap, breakfast di sini juga enak. Staff Hotel Chanti pun sangat ramah dan helpful banget. Waktu saya sedang sarapan, salah satu staffnya menawarkan saya untuk mencoba roti kukus special Chanti. Ada roti manis kukus biasa dan roti kukus dibungkus daun pisang! Berhubung saya penasaran, saya langsung mengambil satu bungkus roti pepes daun pisang dan langsung nyicipin, dan ternyata rasanya memang ntap sekali, enak dan lembut. Pilihan makanan lainnya pun cukup beragam dan enak-enak.

 

Next time di kali ketiga saya ke Semarang saya sih tentunya nggak akan bingung mau nginep di mana, baru balik ke Bandung aja saya sudah kangen nginep di Hotel Chanti lagi, soalnya kemarin saya belum sempat jajal kolam renang dan tempat gymnya. Ihik. Saya juga merekomendasikan banget Hotel Chanti buat kamu yang hendak berlibur ke Semarang dan bingung pilih hotel dan sedang mencari hotel yang nyaman dan fasilitasnya lengkap.

Cheers,

Debby Permata

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *