A letter to you.

image

Call me mudah baper, or whatever it is. But, I don’t know, I just want to write this blog post for you guys.

Jadi, tadi pagi aku buka Path dan juga iseng (seperti biasa) buka foto-foto di gallery handphoneku. Dan tiba-tiba entah kenapa, aku ngerasa kangen banget sama kalian. I know this is cheesy. Gak tau deh, mungkin Debby ini memang tipikal cewek-cewek mudah kangen. Hehehe.

Well, we know that we’re in our last semester(s). And we can’t deny that we’ve been very busy lately. Pasti sekarang di antara kita ada aja yang kangen kita yang dulu sering jalan-jalan impulsif atau simply makan siang rombongan sambil ketawa-tiwi. Aku sih iya, kangen masa-masa kita sering ngumpul gitu. Tapi ya gimana, keadaan memaksa kita untuk gak bisa seintens dulu. Kitanya harus fokus sendiri-sendiri dulu.

Aku sadar, aku belum bisa jadi sahabat terbaik yang bisa selalu ada di samping kalian ketika curhat, gak bisa bales LINE kalian dengan cepet atau gak bisa selalu ada di saat kalian pas lagi butuh. Maaf kalau aku gak bisa lebih dari 3 detik berhenti ngomong. But, hey, I promise you this, aku bakalan selalu mencoba memerbaiki diri untuk jadi sahabat yang terbaik buat kalian, menjadi pendengar yang baik buat kalian. Kalau kalian ada apa-apa, aku akan berusaha buat bisa (at least) mendengarkan dan kalau bisa pasti akan aku bantu. Janji kan mau terus bersahabat sampe kakek nenek sama terus sampai selamanya? *halah*. Yuk ah semangat cepet lulus, kerja, nikah. Kan kita mau bikin piala Motix. Hehe.

For every

laugh,
tear that falls,
inside joke,
smile,
silliness,
selfie,
short video,
LINE chat,
baperish quote,
soundcloud post,
(wacana) vacation,
ayam goreng talijiwo,
nasi gila,
soto pedca,
and every moment that we’ve shared……

I love you, Motix.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *